Double chin atau dagu berlipat adalah salah satu masalah estetika wajah yang paling umum dialami banyak orang. Lapisan lemak atau kulit kendur yang muncul di bawah dagu bisa membuat wajah terlihat lebih bulat dan garis rahang kurang tegas. Bagi sebagian orang, kondisi ini cukup memengaruhi rasa percaya diri, terutama saat difoto dari samping atau melakukan video call.
Yang perlu dipahami: double chin bukan selalu soal berat badan. Banyak orang dengan tubuh langsing pun mengalaminya. Faktor genetik, penuaan, postur tubuh, hingga kebiasaan sehari-hari bisa memicu munculnya dagu berlipat. Kabar baiknya, ada beberapa cara menghilangkan double chin tanpa harus menjalani prosedur suntik atau operasi yang invasif.
Artikel ini membahas secara lengkap penyebab double chin, metode non-medis yang bisa kamu coba di rumah, perawatan topikal yang efektif, serta teknik aplikasi yang benar untuk hasil optimal.
Apa Penyebab Double Chin?
Sebelum membahas cara menghilangkan dagu berlipat, penting untuk memahami apa yang menyebabkannya. Dengan mengetahui akar masalahnya, kamu bisa memilih pendekatan yang paling tepat.
1. Faktor Genetik
Genetik memainkan peran besar dalam distribusi lemak di tubuh, termasuk di area bawah dagu. Jika orang tua atau keluarga dekatmu memiliki kecenderungan menyimpan lemak di area dagu dan rahang, kemungkinan besar kamu juga akan mengalami hal serupa. Ini menjelaskan mengapa beberapa orang tetap memiliki double chin meskipun berat badannya ideal.
2. Kenaikan Berat Badan
Peningkatan berat badan secara keseluruhan tentu bisa menyebabkan penumpukan lemak di berbagai area tubuh, termasuk di bawah dagu. Lemak submental (lemak di bawah dagu) termasuk area yang cukup sulit untuk dihilangkan hanya dengan diet biasa, karena tubuh cenderung menyimpan dan melepaskan lemak secara tidak merata.
3. Penuaan dan Hilangnya Elastisitas Kulit
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin di kulit menurun secara alami. Kulit kehilangan kekencangan dan mulai mengendur, terutama di area yang terkena gravitasi seperti rahang bawah dan leher. Proses ini menyebabkan kulit di bawah dagu terlihat kendur dan membentuk lipatan, bahkan tanpa adanya penumpukan lemak yang signifikan.
4. Postur Buruk dan Tech Neck
Kebiasaan menunduk menatap layar ponsel atau laptop dalam waktu lama -- sering disebut tech neck -- bisa melemahkan otot-otot di area leher dan dagu. Ketika otot-otot platysma (otot leher) melemah, kulit di area tersebut kehilangan dukungan struktural dan mulai mengendur. Postur yang buruk juga memengaruhi sirkulasi darah dan drainase limfatik di area wajah, yang bisa memperparah tampilan double chin.
5. Retensi Air
Konsumsi garam berlebihan, dehidrasi, kurang tidur, atau perubahan hormonal bisa menyebabkan tubuh menahan air, termasuk di area wajah dan bawah dagu. Retensi air membuat wajah terlihat lebih bengkak dan dagu berlipat tampak lebih menonjol. Ini sering terlihat jelas di pagi hari setelah mengonsumsi makanan tinggi natrium di malam sebelumnya.
Cara Menghilangkan Double Chin Tanpa Prosedur Medis
Ada beberapa metode non-invasif yang bisa kamu coba untuk mengurangi tampilan double chin. Meskipun hasilnya tidak sedramatis prosedur medis, konsistensi dalam menjalankan metode-metode ini bisa memberikan perbaikan yang nyata seiring waktu.
Latihan Rahang dan Dagu (Jawline Exercises)
Latihan otot di area rahang dan dagu bisa membantu memperkuat dan mengencangkan otot-otot yang menopang area tersebut. Berikut beberapa gerakan yang bisa kamu coba secara rutin:
- Chin lift. Tengadahkan kepala ke atas hingga menatap langit-langit. Tahan posisi ini selama 10 detik sambil merasakan tarikan di area bawah dagu. Ulangi 10-15 kali. Gerakan ini melatih otot-otot di bagian depan leher dan bawah dagu.
- Tongue press. Tekan lidah ke langit-langit mulut dengan kuat, lalu tundukkan dagu ke arah dada. Tahan selama 5-10 detik. Ulangi 10-15 kali. Gerakan ini mengaktifkan otot-otot submental yang jarang terlatih.
- Jaw jut. Dorong rahang bawah ke depan hingga kamu merasakan tarikan di bawah dagu. Tahan selama 10 detik, lalu kembalikan ke posisi normal. Ulangi 10 kali.
- Neck rotation. Putar kepala perlahan membentuk lingkaran penuh, searah jarum jam dan berlawanan arah jarum jam, masing-masing 5 putaran. Gerakan ini membantu menjaga fleksibilitas dan kekuatan otot leher.
Lakukan latihan ini setiap hari untuk hasil terbaik. Sama seperti melatih otot di bagian tubuh lain, otot rahang dan leher juga membutuhkan konsistensi untuk menunjukkan perubahan.
Perbaiki Postur Tubuh
Memperbaiki postur tubuh adalah salah satu cara menghilangkan double chin yang sering diabaikan. Duduk dan berdiri dengan tegak, dengan bahu ke belakang dan dagu sejajar dengan lantai, membantu menjaga otot leher dan dagu tetap aktif. Kurangi kebiasaan menunduk menatap ponsel -- angkat ponsel ke level mata saat digunakan. Perubahan kecil ini bisa memberikan dampak besar pada tampilan area dagu dan rahang dalam jangka panjang.
Kurangi Asupan Natrium
Mengurangi konsumsi garam dan makanan olahan bisa membantu mengurangi retensi air di area wajah. Perbanyak minum air putih untuk membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium. Konsumsi makanan kaya kalium seperti pisang, alpukat, dan bayam yang membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh.
Tidur yang Cukup dan Berkualitas
Kurang tidur bisa menyebabkan wajah bengkak dan memperparah tampilan double chin. Usahakan tidur 7-8 jam setiap malam dengan posisi kepala sedikit terangkat menggunakan bantal yang tepat. Tidur telentang dengan bantal yang menopang leher dengan baik juga bisa membantu mencegah pembentukan lipatan di area dagu selama tidur.
Perawatan Topikal untuk Double Chin
Selain latihan dan perubahan gaya hidup, perawatan topikal juga bisa menjadi bagian penting dari strategi cara menghilangkan double chin. Serum pengencang wajah yang diformulasikan dengan bahan aktif tepat mampu bekerja di area dagu dan rahang untuk mengencangkan kulit, mengurangi puffiness, dan membantu mendefinisikan kontur wajah.
Kunci efektivitas perawatan topikal terletak pada dua hal: bahan aktif yang terkandung di dalamnya dan teknik pengaplikasian yang benar. Serum lebih direkomendasikan dibandingkan krim biasa untuk area dagu karena ukuran molekulnya yang lebih kecil, sehingga mampu meresap lebih dalam ke lapisan kulit yang membutuhkan perawatan.
Perawatan topikal paling efektif saat dikombinasikan dengan pijatan. Pijatan pada area dagu dan rahang membantu merangsang sirkulasi darah, mendorong drainase limfatik, dan membantu penyerapan bahan aktif ke dalam kulit. Inilah mengapa serum pengencang wajah yang dilengkapi dengan alat pijat memberikan keunggulan tersendiri.
Bahan Aktif yang Efektif untuk Area Dagu dan Rahang
Tidak semua bahan aktif cocok untuk mengatasi masalah double chin. Berikut adalah bahan-bahan yang secara spesifik efektif untuk area dagu, rahang, dan leher:
1. Acmella Oleracea (Alternatif Botox Alami)
Acmella Oleracea dikenal sebagai alternatif botox alami karena kemampuannya merelaksasi mikro-ketegangan pada otot-otot wajah. Di area dagu, bahan ini membantu menghaluskan kulit dan mengurangi tampilan kerutan halus yang sering muncul di bawah dagu dan sepanjang garis rahang. Berbeda dengan botox sintetis yang memerlukan suntikan, Acmella Oleracea bekerja secara topikal tanpa efek samping yang berat dan bisa digunakan sehari-hari.
2. Horse Chestnut (Kastanye Kuda)
Horse Chestnut mengandung aescin yang mampu meningkatkan sirkulasi darah mikro dan mengurangi pembengkakan. Untuk masalah double chin, bahan ini sangat bermanfaat karena membantu mengurangi puffiness di area bawah dagu yang sering membuat dagu berlipat tampak lebih menonjol. Dengan sirkulasi yang lebih baik, kulit di area rahang juga mendapat nutrisi lebih optimal untuk proses regenerasi.
3. Xantagosil C
Xantagosil C adalah bahan aktif yang secara spesifik bekerja untuk mendefinisikan garis rahang. Bahan ini membantu mengencangkan dan merestrukturisasi jaringan kulit di area jawline, sehingga kontur wajah terlihat lebih tegas dan terdefinisi. Untuk kamu yang ingin garis rahang lebih terlihat jelas, Xantagosil C adalah bahan yang patut dicari dalam produk perawatan.
4. Niacinamide (Vitamin B3)
Niacinamide memperkuat skin barrier dan meningkatkan elastisitas kulit, dua hal yang sangat penting untuk area dagu yang rentan kendur. Selain itu, Niacinamide juga membantu mencerahkan kulit di area leher dan dagu yang sering terlihat lebih gelap akibat gesekan dan lipatan. Kulit yang sehat dengan barrier kuat akan merespons perawatan lain dengan lebih baik.
5. Sodium Hyaluronate
Sodium Hyaluronate adalah bentuk Hyaluronic Acid dengan molekul lebih kecil yang mampu meresap lebih dalam ke kulit. Di area dagu, hidrasi mendalam yang diberikan bahan ini menciptakan efek plumping yang membuat kulit terasa lebih berisi dan kenyal. Kulit yang terhidrasi dengan baik juga terlihat lebih halus dan garis-garis halus di area dagu menjadi kurang terlihat.
Teknik Aplikasi yang Benar untuk Area Dagu
Memiliki produk dengan bahan aktif yang tepat saja tidak cukup. Teknik pengaplikasian yang benar sama pentingnya untuk memastikan bahan aktif bekerja secara optimal di area dagu dan rahang. Berikut panduan langkah demi langkah:
Gerakan ke Atas (Upward Strokes)
Selalu aplikasikan serum dengan gerakan dari bawah ke atas, dimulai dari leher menuju rahang. Gerakan ini melawan gravitasi dan membantu mengangkat kulit secara mekanis. Jangan pernah mengaplikasikan produk dengan gerakan ke bawah di area dagu karena bisa memperparah kendurnya kulit. Gunakan jari-jari tengah dan manis yang tekanannya lebih lembut untuk menghindari tarikan berlebihan pada kulit.
Teknik Roller Massage
Jika serummu dilengkapi roller massager, manfaatkan alat ini untuk pijatan yang lebih efektif. Roll dari bagian tengah dagu ke arah telinga, lalu dari bawah dagu ke atas sepanjang garis rahang. Lakukan masing-masing gerakan 5-10 kali. Tekanan yang digunakan harus cukup firm tetapi tidak menyakitkan. Roller membantu merangsang sirkulasi darah dan mendorong drainase limfatik, yang keduanya membantu mengurangi tampilan double chin.
Rutinitas Pagi dan Malam
Untuk hasil yang optimal, aplikasikan serum dua kali sehari:
- Pagi hari. Setelah mencuci muka, aplikasikan serum di area dagu, rahang, dan leher. Ini membantu mengurangi bengkak yang biasanya muncul setelah tidur dan memberikan efek lifting sepanjang hari.
- Malam hari. Setelah membersihkan wajah dari makeup dan kotoran, aplikasikan serum sebagai bagian dari rutinitas malam. Kulit beregenerasi lebih aktif di malam hari, sehingga bahan aktif bisa bekerja lebih efektif selama kamu tidur.
Konsistensi adalah faktor paling menentukan. Gunakan minimal 2 tube serum secara berturut-turut (satu treatment lengkap) sebelum mengevaluasi hasilnya. Perubahan pada kekencangan kulit membutuhkan waktu, biasanya mulai terasa dalam 3-4 minggu penggunaan rutin.
Rekomendasi: Shapelyne V Shape Firming Serum
Jika kamu mencari produk yang secara spesifik dirancang untuk mengatasi masalah double chin dan kontur wajah, Shapelyne V Shape Firming Serum adalah pilihan yang layak dipertimbangkan. Serum ini diformulasikan di Perancis dengan kombinasi bahan aktif yang sudah dibahas di atas, semuanya bekerja sinergis untuk mengencangkan area dagu, mendefinisikan garis rahang, dan memberikan efek lifting secara bertahap.
Bahan aktif utama yang terkandung di dalamnya:
- Acmella Oleracea sebagai alternatif botox alami untuk merelaksasi mikro-ketegangan otot wajah
- Horse Chestnut untuk mengurangi puffiness dan meningkatkan sirkulasi di area dagu
- Niacinamide untuk mencerahkan dan memperkuat barrier kulit
- Xantagosil C untuk membantu mendefinisikan garis rahang
- Sodium Hyaluronate untuk hidrasi mendalam dan efek plumping
- Aloe Barbadensis untuk menenangkan kulit sensitif
Yang menjadi keunggulan utama produk ini adalah roller massager medical-grade yang sudah built-in di kemasannya. Kamu tidak perlu membeli alat pijat wajah terpisah -- roller ini dirancang khusus untuk digunakan dengan gerakan ke atas di area rahang dan dagu, membantu penyerapan bahan aktif sekaligus memberikan efek pijat yang merangsang sirkulasi darah dan drainase limfatik.
Dari sisi keamanan, Shapelyne V Shape Firming Serum sudah terdaftar BPOM (NA18212000243) dan bersertifikat Halal. Formulanya ringan, tidak lengket, tidak menimbulkan sensasi terbakar, dan aman digunakan oleh ibu hamil maupun pemilik kulit yang rentan eksim.
"Second tube and I can already feel the difference. My face feels visibly firmer and more lifted, and the serum absorbs quickly without any sticky residue." -- Renata, pelanggan Shapelyne
Shapelyne V Shape Firming Serum tersedia dengan harga Rp 219.000 per tube, atau Rp 379.000 untuk bundle 2 tube (satu treatment lengkap). Satu treatment terdiri dari 2 tube yang digunakan secara berturut-turut untuk hasil optimal.
Shapelyne V Shape Firming Serum -- BPOM & Halal Certified
Kesimpulan
Double chin atau dagu berlipat bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari genetik, penuaan, kenaikan berat badan, hingga postur tubuh yang buruk dan retensi air. Meskipun prosedur medis seperti suntik dan liposuction bisa memberikan hasil cepat, ada banyak cara menghilangkan double chin tanpa prosedur invasif yang bisa kamu lakukan secara konsisten di rumah.
Kombinasi latihan rahang, perbaikan postur, pola hidup sehat, dan perawatan topikal dengan bahan aktif yang tepat bisa memberikan perbaikan nyata pada tampilan area dagu dan rahang. Kuncinya adalah konsistensi dan kesabaran -- perubahan tidak terjadi dalam semalam, tetapi dengan rutinitas yang disiplin, hasilnya akan terlihat dalam beberapa minggu.
Jika kamu ingin memulai perawatan topikal, pilih serum pengencang wajah yang mengandung bahan aktif seperti Acmella Oleracea, Horse Chestnut, Xantagosil C, Niacinamide, dan Sodium Hyaluronate. Pastikan produk terdaftar BPOM dan gunakan dengan teknik yang benar -- gerakan ke atas, pijatan konsisten, dan rutinitas pagi-malam. Shapelyne V Shape Firming Serum bisa menjadi langkah awal yang tepat: formulasi lengkap, roller massager built-in, dan keamanan yang terjamin.
Kembali ke Blog